Dasar Hukum Pendirian PT

UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas

PP 27/1998 tentang Merger, Konsolidasi dan Akuisisi Perseroan Terbatas

PP 57/2010 tentang Merger dan Akuisisi yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

PP 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas (CSR)

Pengertian Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas, yang berikutnya disebut perseroan, ialah badan aturan yang ialah persekutuan modal, didirikan menurut perjanjian, menjalankan kesibukan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi prasyarat yang diatur dalam undang-undang ini serta undang-undang progresnya.

Perseroan Terbatas adalah PT Tertutup (PT Biasa), memiliki karakteristik dan sifat serta regulasi yang berbeda dengan PT Terbuka (PT Tbk), PT Penanaman Modal Asing (PT PMA), PT Penanaman Modal Dalam Negeri (PT PMDN) dan PT Persero.

Tanggung Jawab Terbatas Pada Perseroan Terbatas (PT)

Pasal 3 ayat (1) UU 40/07: Para pemegang saham tidak bertanggung jawab secara pribadi atas tindakan PT dan perikatan yang dilakukan oleh PT melebihi dari saham yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham. Dengan demikian pemegang saham hanya bertanggung jawab terhadap jumlah setoran (uang) yang di masukkan sebagai modal dari PT.

Saham

Saham bisa didefinisikan sebagai pedoman penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal hal yang demikian, karenanya pihak hal yang demikian mempunyai klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan mempunyai hak hadir dalam Rapat Biasa Pemegang Saham (RUPS).

Dapatkan Penawaran Spesial Promo Pembuatan PT Murah di Kami.

Untuk Info Lebih Detail Hubungi Kami